Close Menu
Scout.IDScout.ID
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Scout.IDScout.ID
    • Warta Kita
    • Jejak Pramuka
    • Scout Face
    • Pesona Indonesia
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Scout.IDScout.ID
    Home»Artikel»Catatan»Hati-Hati! Beda Tipis, Perbedaan Percaya Diri Dengan Sombong
    Catatan

    Hati-Hati! Beda Tipis, Perbedaan Percaya Diri Dengan Sombong

    Nenden Jahrotul JannahNenden Jahrotul Jannah7 Juni 2018
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    perbedaan percaya diri dan sombong
    Orang yang percaya diri akan selalu menjaga kontak mata saat berkomunikasi. Berbeda dengan orang yang sombong akan mengabaikan kontak mata saat berkomunikasi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Percaya diri itu penting, karena menjadi salah satu cara untuk membuat hidup yang produktif. Namun tak sedikit yang membuat percaya diri itu menjadi berlebihan. Sehingga dari percaya diri menjadi sombong. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui perbedaan percaya diri dengan sombong.

    Inilah perbedaan percaya diri dengan sombong

    Sikap sombong bisa bermula dari rasa percaya diri. Percaya diri yang seperti apa? yaitu percaya diri yang berlebihan. Sehingga akan sulit untuk membedakannya. Inilah cara membedakannya.

    Sikap menerima pendapat orang lain

    Setiap orang pasti memiliki sikap yang berbeda saat menerima pendapat orang lain. Seperti halnya yang dilakukan oleh orang yang memiliki rasa percaya diri. Orang yang percaya diri akan mudah dan menerima pendapat dari orang lain. Baik itu pendapat berupa saran maupun kritikan. Karena menurutnya, pendapat ini sangat berarti untuk kemajuan hidup di masa depan.

    Berbeda dengan orang yang sombong, akan cenderung memiliki sikap tidak mau menerima pendapat dari orang lain. Karena orang yang sombong hanya ingin melakukan apa yang diinginkannya. Tidak akan peduli dengan perkataan orang lain meskipun itu untuk kebaikan dirinya sendiri.

    Kontak mata saat berkomunikasi

    Orang yang percaya diri akan melakukan kontak mata saat berkomunikasi dengan lawan bicaranya. Tentunya kontak mata yang disesuaikan dengan lawan bicaranya. Hal ini untuk menciptakan komunikasi yang baik. Sedangkan orang yang sombong, tidak akan melakukan kontak mata saat berkomunikasi. Mereka lebih suka cuek dengan lawan bicaranya.

    Mengakui kesalahan

    Mengakui sebuah kesalahan bukanlah kelemahan orang yang percaya diri. Melainkan ini adalah kekuatan, karena mengakui kesalahan dan meminta maaf adalah sikap yang positif. Tentu ini jauh berbeda dengan orang yang sombong. Karena mereka tidak akan mau mengakui kesalahannya. Orang yang sombong lebih suka menyalahkan orang lain saat salah untuk menutupi kesalahannya sendiri.

    Cara memperlakukan orang lain

    Sebagai manusia, kita harus bisa bersosialisasi dengan baik. Salah satunya dalam hal memperlakukan orang lain. Ada perbedaan yang jelas antara orang yang percaya diri dengan sombong saat memperlakukan orang lain.

    Orang yang percaya diri akan memperlakukan orang lain dengan cara yang baik. Karena mereka memiliki kepedulian yang tinggi. Sehingga lebih menghargai dan mau membantu orang lain. Berbeda dengan orang sombong, akan memperlakukan orang lain seolah tidak peduli. Bersikap seolah tidak membutuhkan orang lain dan bersikap angkuh.

    Membanggakan diri sendiri

    Orang yang sombong akan selalu membanggakan dirinya sendiri. Menceritakan semua kebaikannya seolah-olah tak pernah melakukan kesalahan dalam hidupnya. Sikap seperti ini justru memperlihatkan bahwa orang yang sombong ini lemah.

    Sedangkan orang percaya diri tidak akan membanggakan dirinya. Karena tanpa harus membanggakan diri pun orang lain sudah tahu dan bisa menilai mengenai apa yang sudah dilakukannya.

    Bersikap bijaklah, boleh percaya diri tapi jangan berlebihan

    Kita memang harus percaya diri. Tapi kita harus selalu ingat siapa diri kita ini dan harus bisa menyesuaikan kapan saatnya kita harus percaya diri. Jangan sampai kepercayaan diri itu menjadikan kita orang yang sombong dan tidak peduli terhadap orang lain.

     

    Percaya diri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Nenden Jahrotul Jannah

    Related Posts

    Politik Praktis dalam Gerakan Pramuka: Menyelamatkan Pendidikan Karakter dari Jeratan Kekuasaan

    1 Juni 2025

    Pramuka Garuda: Kemaruk Kebanggaan Semu

    17 Mei 2025

    Membahas UU Omnibus Law: Transformasi Hukum di Indonesia

    22 Oktober 2024

    Comments are closed.

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Info Iklan
    © 2015 - 2026 Scout.id by Dexpert, Inc.
    PT Arti Intel Era

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.