Close Menu
Scout.IDScout.ID
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Scout.IDScout.ID
    • Warta Kita
    • Jejak Pramuka
    • Scout Face
    • Pesona Indonesia
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Scout.IDScout.ID
    Home»Unique»Viral»Fenomena Phubbing Menggeser Kehadiran Manusia
    Viral

    Fenomena Phubbing Menggeser Kehadiran Manusia

    Ira Nur AjijahIra Nur Ajijah2 September 2023
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fenomena Phubbing Merusak Hubungan Sosial
    Fenomena Phubbing Merusak Hubungan Sosial (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kita seringkali terlalu terpaku pada layar gadget kita, mengabaikan kehadiran orang-orang di sekitar kita. Ini adalah perilaku yang disebut “phubbing,” yang secara harfiah berarti “PHONE and SNUBBING.”

    Phubbing adalah tindakan seseorang yang terlalu asyik dengan gadgetnya sehingga mengabaikan orang-orang di sekitarnya. Ini adalah fenomena yang sudah sangat umum, bahkan telah diresmikan dalam kamus bahasa Inggris di berbagai negara.

    Asal Mula Phubbing

    Sebelas tahun silam, tepatnya pada bulan Mei 2012 para ahli bahasa, sosiolog, dan budayawan berkumpul di Sidney University.
    Hasil pertemuan tersebut melahirkan satu kata baru dalam tata bahasa Inggris. Kata tersebut adalah Phubbing yaitu sebuah tindakan seseorang yg sibuk sendiri dengan gadget di tangannya, sehingga ia tidak perhatian lagi kepada orang yg berada di dekatnya.

    Kata “Phubbing” pertama kali diciptakan oleh Alex Haigh, seorang peneliti asal Australia. Ia menemukan bahwa perilaku ini semakin merajalela di masyarakat, terutama dalam interaksi sehari-hari. Kita melihat contoh-contoh phubbing di berbagai situasi, mulai dari saat berbicara dengan petugas teller di bank hingga ketika makan berdua dengan pasangan di restoran. Gadget kita menjadi penyebab kita menjadi “Phubbers” sejati, yang selalu tergoda untuk memeriksa pesan atau notifikasi yang masuk.

    Karena sudah menjadi fenomena yg sangat umum, dunia sampai memerlukan sebuah kata khusus untuk penyebutannya. Kini kata phubbing secara resmi sudah masuk dalam Kamus Bahasa Inggris di berbagai negara.

    Phubbing di Indonesia

    Meskipun fenomena phubbing telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, Bahasa Indonesia belum memiliki kata serapan untuk menyebutnya. Namun, kita seringkali melakukan phubbing tanpa sadar. Misalnya saat berbicara dengan petugas teller bank, tangan kita sambil memainkan gadget, ketika sedang menemani anak-anak mengerjakan tugas sekolah atau saat berkumpul dengan teman-teman.

    Menghormati Orang Lain dalam Era Digital

    Saatnya kita menyadari pentingnya menghormati orang-orang di sekitar kita. Phubbing dapat membuat mereka merasa terabaikan dan tidak dihargai. Meskipun teknologi adalah bagian penting dari kehidupan kita, kita perlu belajar untuk mengendalikannya agar tidak memisahkan kita dari orang-orang yang kita cintai.

    Seiring dengan berkembangnya kampanye anti-phubbing, mari kita introspeksi diri dan berusaha mengurangi phubbing sebisa mungkin. Ini bukan berarti kita harus berhenti menggunakan HP, tetapi kita dapat lebih sadar akan kehadiran orang-orang di sekitar kita dan memberikan mereka perhatian yang pantas mereka terima. Kita bisa melakukan hal-hal sederhana seperti meninggalkan gadget saat berbicara dengan seseorang atau saat makan bersama. Mari hargai sopan santun dalam interaksi kita dengan orang lain.

    Terakhir, ingatlah bahwa handphone yang kita miliki adalah alat yang seharusnya menghubungkan kita dengan dunia, bukan memisahkan kita dari orang-orang yang kita cintai. Mari jadikan teknologi sebagai alat yang memperkaya kehidupan kita, bukan sebagai penghalang dalam menjalin hubungan sosial.

    Alex Haigh Era Digital Phubbing
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ira Nur Ajijah

    Editor Berita & Artikel | Pramuka Penegak di Pesantren Pramuka Khalifa Tasikmalaya | Internship Wartawan Muda @ Natmed.ID | Aiera.id

    Related Posts

    Hadiah Spesial dari Samsung untuk Peserta Jambore Dunia 2023

    22 Oktober 2024

    Kemeriahan Agustusan di Assalam Permai Ditutup dengan Makan Besar

    22 Oktober 2024

    Kisah Pilu di Balik Nama Pangeran William

    21 Juni 2022

    Comments are closed.

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Info Iklan
    © 2015 - 2026 Scout.id by Dexpert, Inc.
    PT Arti Intel Era

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.