Close Menu
Scout.IDScout.ID
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Scout.IDScout.ID
    • Warta Kita
    • Jejak Pramuka
    • Scout Face
    • Pesona Indonesia
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Scout.IDScout.ID
    Home»Artikel»Catatan»Ini Asumsi Umum Milenial dan Gen Z Tentang Investasi Saham
    Catatan

    Ini Asumsi Umum Milenial dan Gen Z Tentang Investasi Saham

    Richard AbdullohRichard Abdulloh17 Oktober 2021
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Truestory, Scout.ID – Investasi saham saat ini mulai dilirik oleh anak muda kalangan Milenial dan Gen Z. Namun dalam dalam praktiknya, anak-anak muda tersebut dinilai belum punya dasar pemahaman yang tepat dalam berinvestasi saham. 

    Founder Ngerti Saham Frisca Devi mengaku, meluruskan mindset tentang saham merupakan tantangan paling besar dalam membagikan edukasi investasi.

    “Itu susahnya minta ampun, walaupun kita sudah menyederhanakan kalimat-kalimat tapi terkait maindset ini yang sebetulnya susah,” kata Frisca dalam webinar Seribu Langkah Mapan, Minggu (17/10/2021). 

    Illustrasi: Investasi saham

    Menurutnya, anak-anak muda Milenial maupun Gen Z masih cenderung berpikir kalau dengan berinvestasi saham seolah-olah bisa membuat mereka auto tajir alias kaya raya. Padahal cara berpikir seperti itu keliru. 

    “Maindset ini yang sebetulnya masih susah kita basmi sampai saat ini. Sudah kita kasih panduan segala macam tapi balik lagi kalau soal maindset kan terkait diri sendiri, jadi kita hanya bisa mengarahkan. Tapi endingnya ada juga yang berhasil diarahkan, banyak juga tetap tidak mengindahkan,” katanya.

    Frisca mengatakan, sabar dalam berinvestasi saham sebenarnya sangat penting. Menentukan tujuan keuangan lewat investasi saham juga perlu ditentukan. Sehingga tahu kapan bisa mengambil uang yang sudah diinvestasikan.

    “Ini tantangan kita bagaimana bisa menyentuh mindset mereka agar bisa berubah pelan-pelan dan mereka bisa berinvestasi dengan bijak dan benar, tidak sekadar investasi yang ujung-ujungnya spekulasi. Itu yang kita lihat belakangan ini apalagi sejak pandemic lahir spekulator Milenial, Gen Z yang cukup bikin prihatin,” pungkasnya.

    Gen Z
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Richard Abdulloh
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)
    • Instagram
    • LinkedIn

    Penggalang ramu, angggota Pramuka ITB Kota Bandung 05005. Junior Editor, didampingi oleh Udex Mundzir

    Related Posts

    Politik Praktis dalam Gerakan Pramuka: Menyelamatkan Pendidikan Karakter dari Jeratan Kekuasaan

    1 Juni 2025

    Pramuka Garuda: Kemaruk Kebanggaan Semu

    17 Mei 2025

    Membahas UU Omnibus Law: Transformasi Hukum di Indonesia

    22 Oktober 2024

    Comments are closed.

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Info Iklan
    © 2015 - 2026 Scout.id by Dexpert, Inc.
    PT Arti Intel Era

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.