Close Menu
Scout.IDScout.ID
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Scout.IDScout.ID
    • Warta Kita
    • Jejak Pramuka
    • Scout Face
    • Pesona Indonesia
    Masuk
    Scout.IDScout.ID
    WhatsApp
    Masuk
    Home»Berita Indonesia»Jawa Barat»Jelang Musda 2020, Jabar Mulai Penilaian Kwarcab Tergiat
    Jawa Barat

    Jelang Musda 2020, Jabar Mulai Penilaian Kwarcab Tergiat

    Sindi SyafitriSindi Syafitri15 November 2019
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    kak adang dalam rapat koordinasi kwarda dan kwarcab untuk penilaian kwarcab tergiat
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Bandung – Kwarda Pramuka Jawa Barat akan menggelar rangkaian penilaian kwarcab tergiat se-Jawa Barat. Penilaian ini akan mulai bergulir pada 22 Nopember 2019. Tim penilai berasal dari kwarda akan melakukan penilaian ke-27 kabupaten/kota di Jawa Barat secara maraton.

    “Berbeda dengan lima tahun yang lalu, ada sejumlah perubahan kriteria dan parameter penilaian,” sebagaimana disampaikan dalam rilis Kwarda Jawa Barat yang diterima Scout.ID, Jumat (15/11/2019).

    Kategorisasi / cluster kwarcab

    Terdapat perbedaan penilaian sebagai mana dikonfirmasi Kak Adang D Bokin. Perbedaannya ada kategorisasi/cluster kwarcab dalam proses penilaian. Hal tersebut didasarkan pada banyak atau sedikitnya jumlah binaan kwarran.

    Kategorisasi/cluster kwarcab dibagi menjadi empat kategori, yakni Kategori A, B, C dan D.

    Kategori A, kwarcab dengan binaan 3-12 kwarran. Kwarcab yang termasuk ke kategori A yaitu Cimahi, Banjar, Kota Cirebon, Depok, Kota Bekasi, Kota Tasikmalaya, Kota Bogor, Kota Sukabumi, Pangandaran.

    Kategori B, kwarcab dengan binaan 16-28 kwarran. Kwarcab yang termasuk ke kategori B yaitu Bandung Barat, Purwakarta, Kabupaten Bekasi, Sumedang, Majalengka, Ciamis.

    Kategori C, kwarcab dengan binaan 30-32 kwarran. Kwarcab yang termasuk ke kategori C yaitu Kota Bandung, Karawang, Subang, Indramayu, Kabupaten Bandung, Kuningan, Cianjur.

    Sedangkan untuk kategori D, kwarcab dengan binaan 39-47 kwarran. Kwarcab yang termasuk ke kategori D yaitu Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Bogor, Garut, Kabupaten Sukabumi.

    Objek penilaian kwarcab tergiat

    Objek penilaian yang digunakan dalam memilih kwarcab tergiat kali ini terbagi menjadi lima bidang, di antaranya bidang organisasi, bidang pelatihan, pendidikan dan penelitian, bidang kepramukaan dan satuan karya, bidang adimas dan humas, bidang administrasi, kerjasama, keuangan dan usaha.

    Sedangkan dalam penentuan predikat tergiat, terdapat aturan-aturan yang ditetapkan, yakni untuk tergiat I, II, dan III berdasarkan kategori kwarcab, tergiat berdasarkan bidang, sedangkan untuk tergiat I, II, III, IV tingkat Jawa Barat (dari tergiat I berdasarkan kategori kwarcab).

    Penerapan konsep self assesment

    Ketua Tim Penilaian Kwarcab Tergiat, Kak Sri Astuti yang akrab disapa Kak Utu, menginformasikan kepada Scout.ID, bahwa tim penilai tidak boleh terlibat dalam kepengurusan kwarcab.

    “Tim penilai adalah mereka yang tidak terlibat dalam kepengurusan kwarcab,” ujar Kak Utu.

    Penilaian kwarcab tergiat kali ini menerapkan prinsip konsep self assesment, sebagaimana dijelaskan oleh Kak Adang.

    “Pada penilaian kali ini, menggunakan prinsip self assesment atau evaluasi diri. Setiap kwarcab pada dasarnya menilai diri sendiri dengan kewajiban menyertakan bukti-bukti pendukung seperti Surat Keputusan (SK), proposal kegiatan, foto kegiatan dan laporan keuangan,” jelas Kak Adang.

    Sambungnya, tim penilai dari kwarda berkewajiban memeriksa setiap jenis kegiatan atau objek yang dinilai dengan mencocokkan bukti-bukti pendukung yang sahih dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Mekanisme penilaian

    Penilaian dalam menentukan kwarcab tergiat, penjumlahan nilai dilakukan secara on the spot (langsung di tempat saat itu juga). Nilai akhir setiap bidang dan skor akhir kumulatif yang diperoleh dari setiap cabang akan langsung ditandatangani. Kemudian, dicantumkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh tim penilai dan penanggung jawab dari kwarcab.

    “Penilaian adalah proses pendidikan. Jadi kejuaraan bukanlah tujuan, melainkan untuk koreksi diri, upaya memperbaiki dan evaluasi agar semua kwarcab di Jabar makin tertib administrasi, aktif dan kreatif dalam berkegiatan, serta melahirkan banyak inovasi yang akan menarik bagi generasi muda aktif di kepramukaan,” ujar Kak Adang yang juga Kepala Puslitbangda Kwarda Jawa Barat.

    Pelaksanaan musda Kwarda Jabar

    Penilaian kwarcab tergiat memang dinantikan oleh kwarcab-kwarcab di Jawa Barat. Begitu pun dengan pelaksanaan musyawarah daerah (musda).

    Tahun 2020 merupakan tahun terakhir kepemimpinan Kak Dede Yusuf periode kedua. Musda Kwarda Jawa Barat dinantikan untuk menuju kursi Kwarda Jabar satu.

    “Untuk pelaksanaan musda, kemungkinan sekitar bulan Mei atau Juni 2020,” pungkas Kak Adang.

    Kwarcab Tergiat Kwarda Jabar Musda Jabar
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Sindi Syafitri

    Mentor Muslimah Care Indonesia, Perintis UKM Literasi Triguna, Pengurus Generasi Madani Tasikmalaya Editor scout.id

    Related Posts

    Pesantren Pramuka Khalifa Gelar JOTI 2026

    9 Oktober 2026

    Menjelajah Tanah Pasundan yang Penuh Pesona

    20 Mei 2025

    Upacara Peringatan Hari Ibu Sinergi PGRI dan Korpri di Cisayong

    23 Desember 2024

    Comments are closed.

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Info Iklan
    © 2015 - 2026 Scout.id by Dexpert, Inc.
    PT Arti Intel Era

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.