Sumedang – Raida Jawa Barat 2024 dibuka dengan semangat tinggi dari para peserta yang berasal dari berbagai kontingen di wilayah Jawa Barat. Upacara Pembukaan dimeriahkan oleh beragam atraksi budaya serta keterampilan, di tengah atmosfer dingin khas Sumedang yang menjadi lokasi kegiatan perkemahan.
Kebanggaan dan Antusiasme Peserta
Fita Amalia dari Kontingen Indramayu mengungkapkan rasa senangnya dapat berkumpul dengan kontingen lain dari seluruh Jawa Barat. Meski perjalanan panjang menuju lokasi perkemahan cukup melelahkan, ia tetap merasakan keseruan dari acara pembukaan ini.
“Senang bisa kumpul se-Jawa Barat, terus diliat dari atas lapangan ramai banget. Semoga acara berjalan lancar dan ada Raida lagi di masa depan,” ujar Fita.
Dari Kontingen Kota Bandung, Firyal Salsabila Rahman juga berbagi kebahagiaannya. Ia merasa bangga bisa mengikuti Raida kali ini.
“Intinya sangat bahagia. Harapannya acara berjalan lancar, kita semua sehat, dan banyak kegiatan baru yang seru dan rame,” katanya. Firyal juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sangat berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan bertahan hidup dan manajemen diri karena perkemahan yang berlangsung selama 7 hari.
Persiapan Panitia dan Penampilan Seni
Faki Arip Wibowo, salah satu panitia asal Indramayu, menekankan bahwa persiapan acara ini sudah dilakukan dengan sangat antusias oleh tim panitia.
“Persiapan dari kemarin luar biasa, antusias dari para panitia dalam mempersiapkan acara hingga menuju acara pembukaan ini,” jelas Faki. Pada acara pembukaan, kontingen Sumedang akan menampilkan keterampilan memanah dan berkuda, serta akan penampilan tari topeng malam cukture show dari Kontingen Indramayu sebagai salah satu upaya melestarikan budaya daerah.
Pengalaman dan Harapan Peserta
Raihan Kamil dari Kontingen Kuningan merasa antusiasme kontingen Kuningan sangat tinggi sejak pemberangkatan hingga acara dimulai.
“Harapannya ingin mengejar relasi, pengalaman, dan ilmu,” ujarnya. Sementara itu, Fajar Nugraha yang juga hadir di perkemahan mengungkapkan kesannya mengenai cuaca.
“Dinginnya berasa banget di bumi perkemahan ini, Kuningan dan Sumedang dingin sekali,” ungkapnya.
Semua peserta berharap acara ini dapat berjalan dengan lancar hingga penutupan pada 21 September 2024, serta membawa banyak kenangan dan pengalaman berharga.


















