Close Menu
Scout.IDScout.ID
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Scout.IDScout.ID
    • Warta Kita
    • Jejak Pramuka
    • Scout Face
    • Pesona Indonesia
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Scout.IDScout.ID
    Home»Artikel»Catatan»Perjalanan Malam dari Tasikmalaya ke Jakarta dengan Bus Eksekutif Primajasa
    Catatan

    Perjalanan Malam dari Tasikmalaya ke Jakarta dengan Bus Eksekutif Primajasa

    Udex MundzirUdex Mundzir26 Maret 2022
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Menuju arena INACRAFT 2022, saya bersama istri berangkat sekitar pukul 20.00 waktu tasik. Pilihannya naik bis malam Tasik-Jakarta (Cililitan).

    Perjalanan melalui Cileunyi masuk Tol Cipularang. Bus dilengkapi AC dan tertera AC Super Executive. Ekspektasi saya, ini perjalanan eksekutif karena tarifnya Rp 140.000 beda lima puluh ribu dari tatif biasanya Rp 90.000,-.

    Perjalanan nyaman karena ditemani istri

    Selama pandemi Covid-19, saya biasanya mengembara sendiri. Kali ini status pandemi sudah mereda. Teh Lina, istriku, juga sedang penelitian yang objeknya ada di ruang INACRAFT 2022 itu. Tempatnya di Jakarta Convention Center (JCC) di sekitar Jalan Subroto Jakarta.

    Malam ini bus ekskutif versi Primajasa kursinya tertata 2-2. Nyaman sekali terasa lega, dilengkapi sandaran kaki. Jok seperti ini cocok untuk perjalanan jauh dalam waktu lama.

    Hanya saja jarak antar kursi terlalu pendek dan membuat kaki tertekuk.

    Bus eksekutif Primajasa dilengkapi layar TV tapi mati, no signal selama perjalanan. Harusnya asik perjalanan ini.

    Malam ini bus hanya terisi lima orang. Saya dan Teh Lina di kursi paling depan. Di belakang supir sa seorang dan di bagian tengah ada ibu dan anak kecil.

    Perjalanan 6½ jam, lancar, tidak sepi

    Perjalanan malamnya lancar. Agak molor 30 menit dari waktu seharusnya enam jam. Ada macet di pintu keluar Tol Cikampek.

    Selama di perjalanan tidak sepi. Supir dan kondektur bis asik sekali ngobrolnya. Tapi sepertinya bukan obrolan di ruang bus eksekutif. Terdengarnya kurang nyaman di telinga. Rasanya seperti sedang berada di dalam bus ekonomi.

    Singkat cerita, akhirnya sampai ke Cililitan pada pukul 3.00 waktu Jakarta, waktu yang sama dengan di Tasikmalaya, WIB.

    Satu kekurangan fatal, saya tidak menemui ruang santai yang bebas rokok.

    Tempat pertama dekat pintu keluar, ada tiga meja dengan bangku panjang sudah dilengkapi asbak di setiap meja.

    Berikutnya saya pindah ke ruang tunggu penumpang taksi. Ada enam bangku panjang berjejer. Tempat sampah di sebelah bangkunya dihiasi puntung rokok.

    Tepat di belakang bangku-bangku itu ada ruang, ada ruang ber-AC tapi masih ada yang merokok juga.

    Memang negeri ini lebih luas ruangnya untuk para perokok.

    Akhirnya bersabar saja. Karena kami harus memanggil ojek online agak siang untuk menuju arena pameran INACRAFT.

    Aneh tapi nyata Bus Primajasa INACRAFT 2022
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Udex Mundzir
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)
    • Instagram

    Ketua Mabigus Tasikmalaya 05.109. Pengasuh #PesantrenPramuka, Pesantren Pramuka Khalifa

    Related Posts

    Politik Praktis dalam Gerakan Pramuka: Menyelamatkan Pendidikan Karakter dari Jeratan Kekuasaan

    1 Juni 2025

    Pramuka Garuda: Kemaruk Kebanggaan Semu

    17 Mei 2025

    Membahas UU Omnibus Law: Transformasi Hukum di Indonesia

    22 Oktober 2024
    Leave A Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Info Iklan
    © 2015 - 2026 Scout.id by Dexpert, Inc.
    PT Arti Intel Era

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.