Close Menu
Scout.IDScout.ID
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Scout.IDScout.ID
    • Warta Kita
    • Jejak Pramuka
    • Scout Face
    • Pesona Indonesia
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Scout.IDScout.ID
    Home»Update»World Scouts»Peserta Jamdun Hadapi Cuaca Ekstrem dan Ancaman Topan
    World Scouts

    Peserta Jamdun Hadapi Cuaca Ekstrem dan Ancaman Topan

    Ira Nur AjijahIra Nur Ajijah8 Agustus 2023
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Usai Cuaca Panas Ekstrem, Jambore Pramuka Dunia Terganggu Angin Topan
    Usai cuaca panas ekstrem, Jambore Pramuka Dunia terganggu angin topan (.inet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Seoul – Jambore Pramuka Dunia yang sedang berlangsung di Korea Selatan menghadapi Cuaca Ekstrem akibat faktor alam yang tidak terduga. Setelah menghadapi suhu panas ekstrem, ribuan peserta dari berbagai negara kini harus menghadapi ancaman angin topan Khanun.

    “Untuk memastikan keselamatan, kami sedang membahas langkah-langkah secara detail,” kata Menteri Kesetaraan Gender Korsel Kim Hyun-sook, sepeti dikutip dari Reuters, Senin (7/8/2023).

    Hyun-sook mengungkapkan bahwa mereka sedang mendiskusikan langkah-langkah keselamatan secara detail untuk mengatasi situasi ini. Pihak penyelenggara sangat berkomitmen untuk memastikan keselamatan seluruh peserta dalam situasi yang serba sulit ini.

    Gelombang panas yang melanda Korsel beberapa waktu lalu telah menyebabkan ratusan pramuka pingsang. Suhu yang mencapai 35 derajat Celcius menjadi tantangan serius bagi peserta yang berasal dari berbagai belahan dunia.

    Kontingen Pramuka Australia bahkan memutuskan untuk menarik diri dari Jambore ini. Karena risiko kesehatan yang tinggi akibat suhu panas dan cuaca yang tidak bersahabat. Selain itu, kontingen Amerika Serikat dan Inggris juga telah meninggalkan acara ini sebelumnya karena kondisi panas yang ekstrem.

    Kendati demikian, pramuka dari Singapura masih tetap berpartisipasi dalam kegiatan di lokasi perkemahan setelah pindah ke akomodasi yang lebih aman.

    Jambore Pramuka Dunia tahun ini mendapat kritik tajam karena tidak mampu memprediksi datangnya gelombang panas yang sangat intens. Gubernur Provinsi Jeolla Utara, yang menjadi tuan rumah acara ini, Kim Kwan-young, telah menyampaikan permintaan maaf atas kurangnya persiapan yang telah dilakukan.

    Namun demikian, pihak penyelenggara berkomitmen untuk terus bekerja keras dalam menghadapi Cuaca Ekstrem dan memastikan keselamatan seluruh peserta dalam sisa acara Jambore ini.

    Cuaca Ekstrem Jambore Dunia 2023 Korea Selatan
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ira Nur Ajijah

    Editor Berita & Artikel | Pramuka Penegak di Pesantren Pramuka Khalifa Tasikmalaya | Internship Wartawan Muda @ Natmed.ID | Aiera.id

    Related Posts

    Pramuka Khalifa Gelar JOTA-JOTI 2025 di Tasikmalaya

    2 Oktober 2025

    Delegasi 31 Negara Ramaikan Perhelatan ISGF Asia Pasifik di Bandung

    20 September 2025

    Hadiah Spesial dari Samsung untuk Peserta Jambore Dunia 2023

    22 Oktober 2024

    Comments are closed.

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Info Iklan
    © 2015 - 2026 Scout.id by Dexpert, Inc.
    PT Arti Intel Era

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.