Close Menu
Scout.IDScout.ID
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Scout.IDScout.ID
    • Warta Kita
    • Jejak Pramuka
    • Scout Face
    • Pesona Indonesia
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Scout.IDScout.ID
    Home»Update»Kwarnas»Pramuka Berkebutuhan Khusus Berlatih Kesiapsiagaan Bencana
    Kwarnas

    Pramuka Berkebutuhan Khusus Berlatih Kesiapsiagaan Bencana

    Richard AbdullohRichard Abdulloh15 Agustus 2019
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Kak Ranggawisnu menyamapaikan materi mitigasi bencana. (Foto: Kak Saiko Damai)
    Kak Ranggawisnu melatih mitigasi bencana bagi pramuka berkebutuhan khusus
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Indonesia adalah salah satu negara di dunia yang memiliki resiko tinggi terhadap bencana alam. Ragam bencananya seperti gempa bumi, gelombang tsunami, gunung meletus, banjir, tanah bergerak, kebakaran hutan, degradasi alam.

    Hal itu menyebabkan pendidikan kesiapsiagaan penting kepada semua kalangan termasuk anak-anak dalam rangka untuk mengurangi risiko bencana.

    Pramuka sosialisasikan kesiapsiagaan bencana untuk anak berkebutuhan khusus. Kegiatan ini menjadi salah satu materi kegiatan pada Kemah Pendidikan Karakter Bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Tingkat Nasional 2019 yang dilaksanakan di Cibubur, Jakarta, Kamis (15/8/2019)

    Perkemahan besar ini di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, 13-16 Agustus 2019 adalah mensosialisasikan Kesiapsiagaan Bencana. Sosialisasi kesiapsiagaan bencana alam atau yang lebih dikenal mitigasi bencana alam itu disampaikan oleh Andalan Nasional Komisi Pengabdian Masyarakat, Kak Ranggawisnu, didampingi Kak Nurrohmah Yuliatiningsih dan relawan dari Kemendikbud.

    Say no to drug, pramuka berkebutuhan khusus
    Pramuka berkebutuhan khusus: Say No Drugs!

    Materi mitigasi bencana disampaikan melalui gerak dan lagu. Dengan demikian materi lebih cepat diterima peserta. Dan kebiasaan ini menjadi modal bagi mereka mengambil langkah-langkah menyelamatkan diri bila terjadi bencana gempa.

    Penyampaian melalui gerak dan lagu ini menjadi media yang cepat dan gampang dicerna bagi anak-anak termasuk remaja dan orang dewasa.

    Ranggawisnu menyebutkan bahwa pendidikan mengurangi risiko-risiko meninggalnya korban bencana diajarkan, dan dilatihkan untuk menciptakan masyarakat yang tanggap bencana. Tidak terkecuali kepada anak-anak berkebutuhan khusus.

    “Tujuan akhirnya, bahwa pendidikan dini ini untuk mengurangi korban jiwa. Tanggap, tangguh dan terampil adalah kompetensi yang ingin diraih dalam upaya menanggulangi bencana alam,” kata Ranggwisnu.

    Foto: Kak Saiko Damai
    Hari Pramuka ke-58 Pramuka Berkebutuhan Khusus
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Richard Abdulloh
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)
    • Instagram
    • LinkedIn

    Penggalang ramu, angggota Pramuka ITB Kota Bandung 05005. Junior Editor, didampingi oleh Udex Mundzir

    Related Posts

    Rapat Perdana Jamnas XII 2026 Digelar Secara Hybrid

    3 Juni 2025

    Kwarnas Sahkan Kwarda Jawa Timur, Arum Sabil Terpilih Sebagai Ketua Kwarda

    22 Oktober 2024

    Pramuka Indonesia Dukung Penuh Kemerdekaan Palestina

    22 Oktober 2024

    Comments are closed.

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Info Iklan
    © 2015 - 2026 Scout.id by Dexpert, Inc.
    PT Arti Intel Era

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.