
Pernah ga sih kamu melakukan sesuatu yang sebenernya tuh kamu gamau? tapi karena kamu takut menyakiti hati dan mengecewakan orang lain, akhirnya kamu gabisa untuk hanya sekedar bilang tidak.
Atau dengan kata lain kamu orang yang seringkali ga enakan?
Sifat ga enakan atau people pleasing sekilas terlihat baik, terlihat heroik, dan selalu bisa diandalkan. Dia selalu ingin menyenangkan orang lain dan selalu berusaha memenuhi keinginan orang lain, padahal dia sendiri merasa tertekan dengan hal itu, hanya saja dia sulit untuk sekedar berkata tidak. Memang sih didepan banyak orang dia terlihat baik baik saja, padahal ketika dia sedang sendiri dia merasa tertekan dan tidak tau harus berbuat apa, dia ga suka melakukan hal yang dia lakukan itu, tapi dia gatau caranya bilang tidak.
Susan Newman, Psikolog dari Amerika Serikat mengatakan bahwa people pleaser adalah seseorang yang selalu meletakkan kepentingan orang lain di atas kepentingannya sendiri. Jadi, hidupnya serba gak enakan, karena yang terpenting orang lain senang. Padahal dirinya sendiri merasa tidak nyaman atau tidak setuju dengan hal yang bisa ‘menyenangkan’ orang lain tersebut. Menurut Susan, ini terjadi karena kebiasaan seseorang yang berasal dari keinginan untuk merasa dirinya penting dan mau berkontribusi untuk orang lain.
Dan parah nya lagi, people pleaser akan selalu ngerasa takut untuk mengemukakan pendapatnya, dia takut kalo orang-orang tidak akan mendengarkan dan tidak akan menghargai dia, alhasil tumbuhlah rasa insecure.
Lalu, sifat tidak enakan ini bisa berpengaruh ga sih sama kesehatan mental?
Ya! Tentu akan sangat berpengaruh, ini dia efek yang akan kamu rasakan jika kamu memiliki sifat ga enakan.
1. Kamu Tidak Memprioritaskan Dirimu Sendiri
Kamu yang memiliki sifat ga enakan emang cenderung sering memprioritaskan kepentingan oranglain, padahal diri kamu sendiri butuh. Seperti contohnya kamu meminjamkan charger padahal hp-mu sendiri low-bat, alhasil itu akan merugikan dirimu sendiri.
2. Kamu Akan Sering Berpura-Pura
Sifat gaenakan kamu ini akan cenderung lebih mementingkan kepentingan orang lain. Contohnya, pernah tidak sih kamu pura-pura bahagia? pura-pura baik baik saja? Pura-pura tersenyum? Padahal hati kamu sedang tidak baik-baik saja. Kamu melakukan itu hanya untuk menjaga mood orang lain. Hati-hati lama kelamaan itu bisa membuat menjadi pribadi yang fake karena sudah terbiasa berpura-pura.
Padahal sebenarnya kamu sendiri punya hak dan kebebasan untuk mengekspresikan isi hati, tidak melalu selalu memprioritaskan orang lain.
3. Kamu Selalu Merasa Bersalah Meskipun Benar
Selalu merasa bersalah? Padahal sebenarnya bukan kamu yang salah. Ya, itu adalah efek dari sifat gak enakan yang umum dirasakan. Saat ada suatu masalah, biasanya kamu akan memilih untuk mengalah saja demi menghindari perselisihan.
Ini dikarenakan sifat nggak enakan kamu yang akan membuatmu merasa bersalah apabila terjadi perselisihan hanya karena kamu nggak mau mengalah. Akibat efek sifat gak enakan kamu ini, kamu jadi terbiasa untuk selalu mengalah di manapun kamu berada.
Nah, tenyata selain efek bahaya bagi mental dari sifat gaenakan ini, ternyata banyak juga lho kerugiannya. Markihas! (Mari kita bahas).
1. Dipandang Remeh Lantaran Tak Tegas
Ga cuma dimanfaatin, bisa jadi kamu dianggap remeh lantaran tidak bisa tegas dalam menolak permintaan tolong atau suatu ajakan. Bahkan, kamu bisa dianggap terlalu “lemah” lantaran selalu berkata iya dalam berbagai hal.
Rasa tidak enakan justru akan menunjukkan jika kamu adalah tipe orang pasif dan tidak tegas. Orang-orang bisa mudah “menginjakmu” lantaran merasa kamu tidak akan marah. Mau?
2.Akan Merasa Capek Hati
Tidak enakan akan membuat orang-orang melakukan hal semena-mena kepadamu karena menganggap kamu akan selalu setuju. Bahkan bisa jadi kamu tidak akan lagi ditanya ketika akan melakukan sesuatu karena mereka beranggapan bahwa kamu pasti akan jawab “Oke-oke aja”.
Jika terus-terusan mendapatkan perlakuan seakan tidak dianggap seperti itu, bukankah akan membuat kamu cape hati? Kamu memang berusaha tidak membuat orang lain kecewa, namun jika dirimu sendiri yang merasakan itu? Capek!
3. Bakal Mudah Dimanfaatkan Orang
Tidak enakan memang baik, namun bukan berarti harus berkata “iya” untuk semua permintaan tolong orang lain dalam berbagai hal. Pasalnya, terkadang kewaspadaan sebelum menyetujui permintaan tolong seseorang juga patut dipikirkan.
Jika selalu membantu seseorang dalam berbagai hal bahkan sampai “ekstrem”, bisa jadi kamu justru akan dimanfaatkan. Jadi tempat “ngutang” misalnya. Memberi bantuan boleh, tapi jika terus-terusan tanpa kejelasan dikembalikan? Yakin ikhlas?
Jadi intinya, jadi orang baik itu sah-sah aja, tapi yang tidak dibolehkan adalah menjadi pribadi yang terlalu baik sampai lupa bahwa diri sendiri juga punya hak dan kebebasan untuk hanya sekedar bilang ‘Tidak’. Love self isn’t selfish.
Thankyou for reading!


















Discussion about this post